February 18, 2001

Kajian Tipologi Preposisi Bahasa Arab – Indonesia Sunda. Kajian Historis Komparatif Bahasa Sunda, Jawa, dan Madura.

Drs. Tajudin Nur, M.Hum, Drs. Cece Sobarna, M.Hum, Tubagus Chaeru N.,SS Fakultas: SASTRA Sumberdana: DIKS Tahun: 2001 Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis tipologi preposisi bahasa Arab-Indonesia-Sunda dari segi struktur, hubungan antara penguasa dan pembatas, kategori pembatas, valensinya dengan verba yang muncul sebelumnya, dan dan makna-makna gramatikalnya. Data utama penelitian ini bersumber pada data bahasa tulis yang diambil dari buku bacaan ilmiah. Metode yang digunakannya adalah metode deskriptif, sedangkan analisisnya menggunakan analisis distribusional dan padan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur preposisi bahasa Arab bertipe monomorfemis. Preposisi bahasa Arab ada yang terpisahkan (separable) dan ada yang terpisahkan (inseparable). Preposisi yang terpisahkan adalah preposisi yang berdiri sendiri, sedangkan preposisi yang terpisahkan berupa satu silabe dan selalu melekat pada kata di depannya. Unsur kata di depan sebagai pembatas dalam frase preposisi berkategori nomina dan pronomina. Berbeda dengan preposisi dalam bahasa Indonesia dan Sunda yang bertipe monomorfemis dan polimorfemis, selalu terpisah dari kata di depannya sebagai pembatas, dan pembatas itu selain berkategori nomina dan pronomina, juga dapat berkategori adjektiva dan verba. Selain itu, preposisi bahasa Arab bervalensi dengan verba yang muncul sebelumnya. Verba aktivitas dapat bervalensi dengan preposisi ila, ‘an, bi-, fi, ‘ala, hatta, dan li-, verba pungtual bervalensi dengan preposisi min, dan ‘an, ‘ala, hatta, dan li-, verba pungtual bervalensi dengan preposisi min, dan ‘an, verba statif bervalensi dengan preposisi ila, dan min, sedangkan verba statis bervalensi dengan preposisi min, ‘ala, dan fi. Dengan demikian, verba aktivitas dapat bervalensi hampir dengan semua preposisi, disusul oleh verba statis, pungtual, dan statif. Valensi antara verba dengan preposisi secara sintaktis memunculkan makna gramatikal preposisi yang beragam. Makna gramatikal itu meliputi lokasi, tempo, asal, sasaran, perihal, sebab, alat, kesertaan, tujuan, dan milik. Kata kunci:

Artikel terkait