February 18, 2011

Isolasi Senyawa Flavonoid dari Daun Mangrove Avicennia.sp Sebagai Sumber Senyawa Antibakteri Aeromonas Hydrophila pada Ikan Mas Cyprinus Carpio L.)

Eri Bachtiar, S.Si., M.Si. Fakultas: PERIKANAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2011 Abstrak: Sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu sumber andalan dalam produksi pembangunan perikanan di Indonesia. Untuk mencapai target produksi sesuai dengan yang diharapkan, berbagai permasalahan menghambat upaya peningkatan produksi tersebut, antara lain kegagalan produksi akibat serangan wabah penyakit ikan yang bersifat patogenik salah satunya oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Usaha untuk menemukan senyawa antibakteri telah banyak dilakukan, walaupun produk yang dihasilkan dapat menimbulkan masalah baru. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai sumber senyawa antibakteri adalah tumbuhan mangrove. Mangrove memiliki potensi yang sangat baik terutama sebagai objek penelitian, sumber obat-obatan dan senyawa antibakterial. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan karakterisasi senyawa flavonoid dari daun mangrove avicennia.sp sebagai sumber senyawa antibakteri A.hydrophila. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Bioteknologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, pada bulan Mei sampai November 2011. Dari ekstrak etil asetat daun mangrove avicennia sp. telah berhasil diidentifikasi suatu senyawa flavonoid dari fraksi polar (fraksi E3) berdasarkan kromatografi lapis tipis hasil pemisahan dengan metode preparatif thin layer chromatography (TLC) dan didukung dengan pengukuran spektroskopi infra red (IR). Sedangkan untuk uji antibakteri A.hydrophila secara in vitro dengan menggunakan media agar TSA menghasilkan zona daya hambat sebesar 17,02 mm pada konsentrasi 20.000 ppm. Kata kunci : mangrove avicennia.sp, bakteri Aeromonas hydrophila, flavonoid, thin layer chromatography (TLC), spektroskopi infra red (IR). Kata kunci:

Artikel terkait