February 18, 2001

Interaksi Antagonistik Anatara Meloidogyne Spp. Dan Rhizobium spp. pada Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Prediksi Zonasi Kerentaan Lahan Berdasarkan Analisis Pola

Ir. Toto Sunarto, Ir. Luciana Djaja, Endah Yulia, SP Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2001 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh interaksi antara Meloidogyne spp. dengan Rhizobium spp. terhadap jumlah gall, jumlah Meloidogyne spp. per 100 mL tanah, jumlah nodula, bobot kering pupus, fiksasi nitrogen, dan hasil tanaman buncis. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 x 4 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah kepadatan Meloidogyne spp. dengan empat taraf yaitu 0, 1000, 2000, dan 4000 larva II/pot. Faktor kedua adalah kepadatan Rhizobium spp. dengan empat taraf yaitu 0 (tanpa sel Rhizobium spp.) per mL, 5 x 106 sel/mL, 7,5 x 106 sel/mL, dan 10 x 106 sel/mL. Hasil penelitian menunjukkan adanya interakasi anatara Meloidogyne spp. dan Rhizobium spp. terhadap jumlah gall, dan hasil tanaman buncis, tetapi tidak menunjukkan interaksi terhadap jumlah Meloidogyne spp. per 100 mL tanah, jumlah nodula, bobot kering pupus, dan fiksasi nitrogen. Pemberian Rhizobium spp. 7,5 x 106 sel/mL pada tanah yang diberi inokulan Meloidogyne spp. 2000 larva II/pot cenderung menurunkan jumlah gall per tanaman, sedangkan penambahan Rhizobium spp. pada tanah yang diberi inokulan Meloidogyne spp. 1000 larva II/pot, dan 4000 larva II/pot cenderung meningkat jumlah gall. Kata kunci:

Artikel terkait