February 7, 2006

Implikasi Penerapan Kebijakan Otonomi Daerah terhadap Kegiatan Peyuluhan Peternakan di Kabupaten Sumedang (Kasus di Cabang Dinas Pertanian Tanjung Sari, Sumedang)

Syahirul Alim, S.Pt, Sugeng Winaryanto, Ir., MSdan Unang Yunasaf, Ir., M.Si Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIPA PNBP Tahun: 2006 Abstrak: Penelitian telah dilaksanakan di wilayah kerja Cabang Dinas Pertanian Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan kebijakan otonomi daerah terhadap perencanaan program penyuluhan peternakan dan bagaimana pengaruh penerapan kebijakan otonomi daerah terhadap pelaksanaan program kegiatan penyuluhan peternakan di Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskritif analitis. Responden dipilih dengan cara purposif sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Berlakunya otonomi daerah di Kabupaten Sumedang tidak memberikan pengaruh yang positif bagi perbaikkan kualitas penyuluh dan penyuluhan di wilayah Kecamatan Tanjungsari, 2) Petani/peternak kurang dilibatkan dalam perencanaan program penyuluhan, sehingga antusiasme untuk mengikuti penyuluhan menurun, 3) Pelaksanaan program penyuluhan bersifat jalan di tempat, karena tidak ada penjelasan yang memadai bagi tugas serta fungsi penyuluh dan penyuluhan Kata kunci:

Artikel terkait