February 7, 2006

Imbangan Silase Jagung yang Menggunakan Probiotik dan Ampas Tahu dan Ransum untuk Meningkatkan Produktivitas Domba Priangan di Kabupaten Sumedang

An-an Yulianti, M.S, U.Hidayat.Tanuwiria, Ir.,S.Si.,Dr dan Novi Mayasari, S.Pt Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIPA RUTIN Tahun: 2006 Abstrak: Suatu penelitian eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase jagung menggunakan probiotik dan ampas tahu dalam ransum terhadap peningkatan produktivitas serta imbangan mana yang dapat memberikan hasil terbaik telah dilakukan selama 8 bulan dengan menggunakan 20 ekor domba Priangan. Percobaan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas lima ulangan dan empat perlakuan. Perlakuan terdiri atas : R0 = 100% rumput lapang sebagai kontrol, R1 = 70% silase jagung dan 30% ampas tahu; R2 = 60% silase jagung dan 40% ampas tahu; R3 = 50% silase jagung dan 50% ampas tahu. Pemberian ransum didasarkan pada kebutuhan bahan kering. Data hasil pengamatan diuji ragam untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil Penelitian menunjukkan, bahwa pemberian ransum berupa silase jagung yang menggunakan probiotik dan ampas tahu nyata meningkatkan produktivitas ternak domba. Pemberian ransum yang terdiri atas 50% silase jagung menggunakan probiotik dan 50% ampas tahu menghasilkan pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, dan efisiensi ransum terbaik Kata kunci:

Artikel terkait