February 18, 2001

Identifikasi dan Potensi Berbagai Gulma Air Sebagai Bahan Pembuatan Biofilter Penyaring Air Limbah.

Ir. Dani Riswandi, Dr.Ir. H. Denny Kurniadie,M.Sc, Wawan Sutari, SP Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2001 Abstrak: Percobaan rumah kaca identifikasi dan potensi berbagai gulma air sebagai bahan pembuatan biofilter penyaring air limbah telah dilakukan di Rumah Kaca milik Fakultas Pertanian Unpad, Jatinangor. Waktu pelaksanaan percobaan dimulai pada bulan Februari 2001 sampai bulan April 2001. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua ulangan dan 36 buah perlakuan sehingga didapat 72 plot percobaan. Uji statistik yang digunakan adalah uji F pada taraf 5% dengan uji scott Knott. Tujuan penelitian ini adalah untuk identifikasi dan mencari berbagai gulma air yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan biofilter pemberish air limbah. Seluruh gulma air ditumbuhkan pada ember plastik 10 liter. Media tanam yang digunakan yaitu media air dan media air yang dipupuk dengan pupuk N dan P dengan dosis 0,125 gram per liter air. Berat basah awal gulma adalah berkisar antara 19,80 sampai 20,10 gram. Jenis perlakuan yang dicoba adalah : 1) Monochoria vaginalis + pupuk, 2) Monochoria vaginalis + tanpa pupuk, 3) Monochoria hastata + pupuk, 4) Monochoria hastata + tanpa pupuk, 5) Myriophylum brasiliense + pupuk, 6) Myriophylum brasiliense + tanpa pupuk, 7) Hydrilla verticillata + pupuk, 8) Hydrilla verticillata + tanpa pupuk, 9) Commelina diffusa + pupuk, 10) Commelina diffusa + tanpa pupuk, 11) Scirpus muconatus + pupuk, 12) Scirpus muconatus + tanpa pupuk, 13) Ludwigia adscenden + pupuk, 14) Ludwigia adscenden + tanpa pupuk, 15) Lukut cai + pupuk, 16) Lukut cai + tanpa pupuk, 17) Pistia stratiotes + pupuk, 18) Pistia stratiotes + tanpa pupuk, 19) Pistia sp. + pupuk, 20) Pistia sp. + tanpa pupuk, 21) Eichhornia crassipes + pupuk, 22) Eichhornia crassipes + tanpa pupuk, 23) Salvinia molesta + pupuk, 24) Salvinia molesta + tanpa pupuk, 25) Salvinia natans + pupuk, 26) Salvinia natans + tanpa pupuk, 27) Elodea nutalli + pupuk, 28) Elodea nutalli + tanpa pupuk, 29) Lemna perpusilla + pupuk, 30) Lemna perpusilla + tanpa pupuk, 31) Alternanthera philoxesoides + pupuk, 32) Alternanthera philoxesoides + tanpa pupuk, 33) Limnocharis flava + pupuk, 34) Limnocharis flava + tanpa pupuk, 35) Marsilea crenata + pupuk, dan 36) Marsilea crenata + tanpa pupuk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa gulma-gulma air yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan biofilter karena mampu menghasilkan berat basah dengan cepat pada media yang dipupuk adalah gulma-gulma air M. brasiliense, M. crenata L. adscenden, S. molesta, S. natans, C. diffusa dan P. stratiotes. Kata kunci:

Artikel terkait