February 7, 2005

Fermentabilitas dan Pencernaan Ransum Lengkap Sapi Perah Berbasis Jerami Padi dan Pucuk Tebu Teramoniasi (In-Vitro)

Dr. U. Hidayat Tanuwiria, Ir.,M.Si, Budi Ayuningsih, S.Pt.,M.Si dan Mansyur, SPT Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari fermentabilitas dan kecernaan ransum lengkap sapi perah berbasis jerami padi dan pucuk tebu teramoniasi secara in vitro. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), terdiri atas enam perlakuan yang masing-masing diulang lima kali. Perlakuan terdiri atas R1 (60% RG + 40% konsentrat), R2 (30% RG + 30% JPA + 40% konsentrat), R3 (30% RG + 30% PTA + 40% konsentrat), R4 (30% JPA + 30% PTA + 40% konsentrat), R5 (60% JPA + 40% konsentrat) dan R6 (60% PTA + 40% konsentrat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fermentabilitas pucuk tebu teramoniasi lebih tinggi daripada jerami padi teramoniasi, tercermin dari produksi NH3 (8,3 mM vs 6,3 mM) dan VFA total (122,6 mM vs 119,5 mM). Kecernaan pucuk tebu teramoniasi lebih rendah daripada jerami padi teramoniasi, tercermin dari nilai KcBK (24,1% vs 28,5%) dan KcBO (25,4% vs 28,6%). Fermentabilitas dan kecernaan rumput Gajah meningkat jika disubtitusi oleh jerami padi teramoniasi atau pucuk tebu teramoniasi, tercermin dari produksi NH3 (4,6 mM vs 5,7 mM dan 6,1 mM), produksi VFA total (128,6 mM vs 138,4 mM dan 126,6 mM), KcBK (23,4% vs 29,1% dan 30,9%) dan KcBO (30,1% vs 33,0% dan 33,5%) Kata kunci: Fermentabilitas, kecernaan, jerami padi, pucuk tebu, amoniasi

Artikel terkait