February 7, 2008

Evaluasi Jumlah Total Bakteri dan Koliform pada Karkas Ayam yang Disuntik dengan Air Serta Pengaruhnya terhadap Waktu Awal, Kebusukan (Studi Kasus di Pasar Kabupaten Tasikmalaya)

Ir. Wowon Juanda, MS, Euis Tanti Marlina, SPt, Dr. Yuli Astuti Hidayati, Ir.,MP Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2008 Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui jumlah total bakteri dan koliform pada ayam yang disuntik dengan air serta pengaruhnya terhadap waktu awal kebusukan. Penelitian dilakukan di tiga pasar di Kabupaten Tasikmalaya yaitu Pasar Rajapolah, Singaparna dan Ciawi. Penelitian dilakukan melalui uji organoleptik secara visual dan perabaan serta uji jumlah total bakteri, jumlah bakteri koliform, dan pengujian waktu awal kebusukan terhadap karkas ayam yang disuntik dengan air. Sebagai pembanding, dilakukan pengujian terhadap karkas ayam yang tidak disuntik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian secara organoleptik menunjukkan, bahwa karkas ayam yang disuntik dengan air lebih menggembung atau bengkak dan basah/berair bila daging ditekan (perabaan). Total bakteri dan koliform pada karkas ayam yang disuntik menunjukkan jumlah yang tinggi, yakni berkisar antara 33,6×107-49,7×107 cfu/g untuk jumlah total bakteri dan 11,5-13,7 MPN/g untuk jumlah bakteri koliform, melebihi jumlah maksimal cemaran mikroba SNI tahun 2000 yakni 104 cfu/g untuk jumlah total bakteri dan 10×0,1 MPN/g untuk bakteri koliform Kata kunci: Karkas ayam, suntik air, total bakteri, bakteri koliform, awal kebusukan

Artikel terkait