December 26, 2019

Edukasi Fintech bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Sentra Kaos Suci Bandung

Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini banyak terkendala salah satunya oleh pembiayaan. Institusi perbankan yang diharapkan dapat membantu pembiayaan bagi UMKM selama ini perannya kurang maksimal karena terkendala persyaratan calon debitur yang harus bankable. Munculnya era revolusi industri 4.0 merupakan tantangan bagi semua stakeholder untuk mengubah model bisnis konvensional kedalam sistem berteknologi. Penggunaan teknologi inovatif di bidang layanan keuangan digital (financial technology) menuntut model bisnis konvensional untuk segera berubah ke arah moderat. Fintech muncul selain adanya peluang yang tidak bisa dimanfaatkan oleh perbankan konvensional juga karena perubahan gaya hidup masyarakat yang didominasi oleh pengguna teknologi informasi. Fintech merupakan perusahaan yang menyediakan teknologi untuk memfasilitasi layanan keuangan (startup) secara independen di luar lembaga keuangan konvensional. Fintech sangat berpotensi menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah transaksi keuangan pelaku usaha yang tidak bankable dan bertempat tinggal jauh dari pusat kota. Berdasarkan pada fenomena diatas, tim PPM Unpad akan melakukan edukasi pengenalan fintech bagi pelaku UMKM di Sentra Kaos Suci Bandung, sebagai kepedulian akan pentingnya pengenalan teknologi untuk memfasilitasi layanan keuangan di era industri 4.0 ini.   

Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Universitas Padjajaran yang diketuai oleh Dr. Suryanto, S.E., M.Si. dengan beranggotakan Dr. H. Bambang Hermanto, M.Si; dan Dr. Rusdin, M.Si telah melakukan pengabdian dan sosialisasi mengenai edukasi fintech bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sentra Kaos Suci Bandung.

Pelaku UMKM di Sentra Kaos Sici Bandung memiliki potensi untuk berkembang lebih cepat dengan makin berkembagnya teknologi finansial. Berbagai layanan yang mampu diberikan oleh perusahaan fintech akan mempermudah dalam pembiayaan, transaksi dan berbagai askes keuangan. Adanya teknologi digital payment atau proses pembiayaan melalui Peer to Peer lending salah fintech yang mendukung aktivitas usaha di Sentra Kaos Suci. 

Adanya perkembangan teknologi di dunia keuangan belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Sentra Kaos Suci karena adanya keterbatasan literasi keuangan. Mereka hanya sebagian kecil yang mengetahui adanya fasilitas pembiayaan atau pun sistem pembayaran yang mempergunakan teknologi keuangan. Sosialisasi atau pun edukasi yang berkaitan dengan teknologi keuangan yang kami selenggarakan dalam rangka memberikan wawasa literasi keuangan. Mereka diharapkan akan mampu menyongsong dunia digital di bidang keuangan melalui pemanfaatan perusahaan fintech.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini, dilakukan dengan memberikan edukasi dan pembekalan financial technologydengan metode ceramah dan membagikan materi paparan. Disamping itu diberikan pembekalan berupa cara menggunakan berbagai aplikasi keuangan melalui smartphone  bagi masyarakat Sentra Kaos Suci Kota Bandung. Melalui edukasi ini dapat meningkat pemahaman tentang pemanfaatan teknologi keuangan sebagai sarana pemenuhan kebutuhan akan layanan keuangan berbasis teknologi. 

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi fintech ditujukan bagi masyarakat Sentra Kaos Suci Kota Bandung yang dilakukan dengan tahapan : (1) Tahap awal melakukan perijinan untuk melaksanakan program Pengabdian kepada masyarakat kepada mitra dengan cara melakukan studi lapangan untuk mempelajari masalah yang menjadi permasalahan prioritas mitra, mempelajari budaya setempat terhadap permasalahan pelaku usaha yang ada, melakukan kerjasama dengan Koperasi Sentra Kaos Suci untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai solusi terhadap permasalahan prioritas mitra. (2) Tahap pelaksanaan dengan cara melakukan pembelajaran kepada masyarakat tentang fintech, melakukan pelatihan kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas Fintech melalui media smart phone. (3) Tahap akhir melakukan pelaporan hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat pada mitra dengan cara memantau keberlanjutan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat pada mitra, mempublikasikan laporan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat sebagai bahan informasi. 

Edukasi fintech bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Sentra Kaos Suci telah dilakukan pada tanggal 11 – 23 Juli 2019. Kegiatan diawali dengan penyebaran kuesioner untuk mengukur pemahaman awal terhadap perusahaan fintech.  Pengukuran pre-test terdiri dari 26 pertanyaan tentang pengetahuan fintech yang berbentuk pilihan berganda dengan 4 pilihan jawaban. Tujuan dari diadakannya pre-test adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan pemahaman peserta dalam materi fintech. Rangkaian kegiatan pada hari pertama selesai setelah proses pengisian pre-test selesai dilakukan.

Pada hari kedua, para peserta diberi edukasi mengenai pengetahuan Fintech  seperti keberadaan fintech, perkembangan fintech, jenis-jenis fintech, serta keunggulan fintech dan manfaat dari penggunaan fintech. Edukasi fintech bertujuan untuk mengedukasi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Sentra Kaos Suci mengenai penggunaan teknologi dalam sistem keuangan yang menghasilkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas moneter ini. Untuk mendukung proses edukasi, para peserta diberikan printout brosur yang berisi materi edukasi. Setelah pembelajaran selesai dilakukan, para peserta diminta mengisi selembaran post-testmengenai edukasi ini. Post-test ini terdiri dari 3 pertanyaan yang akan menjadi pembanding untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam pengetahuan fintech yang dibandingkan dengan pre-test.

Hasil post-test menunjukkan bahwa 73,8% pelaku UMKM berminat menggunakan salah satu produk fintech untuk mengembangkan perusahaannya. Produk fintech dianggap dapat mempermudah transaksi antara pelaku usaha UMKM dan pelanggan.

Meskipun edukasi yang dilakukan mendapatkan respon positif dari pelaku usaha UMKM di Sentra Kaos Suci, namun ada pula pelaku usaha UMKM yang tidak tertarik menggunakan produk fintech karena dinilai menyulitkan dan tidak terpercaya, khususnya produk fintech yang menawarkan produk pinjaman atau produk tabungan bagi pelaku usaha UMKM.

Artikel terkait