Daftar Kegiatan MBKM Program PPM Unpad-ITB Tahun 2022

No Nama Ketua Pelaksana Judul Pengabdian Masyarakat Abstrak Pengabdian Masyarakat Lokasi Kegiatan Asal Program Studi Mahasiswa Unpad yang Dibutuhkan Jumlah Mahasiswa Unpad yang Dibutuhkan Lama Keterlibatan Mahasiswa Awal Periode Keterlibatan Mahasiswa Unpad Akhir Periode Keterlibatan Mahasiswa Unpad Kualifikasi Mahasiswa Rincian Kegiatan
1 Dr. Agus Suharjono Ekomadyo, S.T, M.T. KONSTRUKSI ARSITEKTURAL PADA RUANG PUBLIK BERTEMA BUDAYA KREATIF TANAH LIAT DENGAN PENDEKATAN MODAL BUDAYA DAN PRODUKSI RUANG
Kasus: Ruang Publik Pada Kawasan Industri Genteng di Jawa Barat (Jatiwangi – Majalengka) dan di Jawa Tengah (Sokka – Kebumen)
Budaya kreatif yang berkembang di Indonesia ternyata mampu mentransformasikan warisan budaya lokal Nusantara menjadi lebih aktual dan mampu menarik perhatian dunia, seperti kreativitas dan inovasi pada tradisi batik dan kopi Nusantara. Salah satu budaya lokal Nusantara yang berpotensi untuk direaktualisasi secara kreatif adalah budaya tanah liat, dengan locus yang tersebar di tanah air, seperti gerabah Plered Purwakarta, bata Garut, genteng Jatiwangi Majalengka, gerabah Sitiwinangun Cirebon, genteng Sokka Kebumen, gerabah Tembayat Klaten, gerabah Kasongan Bantul, dan sebagainya. Ketika industri berbasis tanah liat mengalami disrupsi, yang ditandai dengan menurunnya jumlah usaha produk tanah liat, di Jatiwangi justru muncul gerakan kreatif berbasis seni yang mampu mereaktualisasi budaya tanah liat ke dalam diskursus yang mampu menarik perhatian dunia, dan membawanya ke domain publik lewat diskursus “Kota Terakota”. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk memperluas diskursus budaya kreatif tanah liat Nusantara lewat desain dan konstruksi arsitektur pada ruang publik. Luaran utama adalah artifak arsitektural bertema budaya kreatif tanah liat yang bisa dimanfaatkan, dinikmati, dan memberikan makna bagi masyarakat. Pengguna hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah komunitas Genteng Jatiwangi di Kabupaten Majalengka Jawa Barat dan komunitas genteng Sokka di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Lokasi konstruksi artifak arsitektural adalah ruang publik di desa Jatisura Kabupaten Majalengka dan desa Logede Kabupaten Kebumen, yang menjadi tempat kedua komunitas genteng tersebut mengembangkan usahanya. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan Modal Budaya (Cultural Capital) dan Produksi Ruang (Production of Space), yang melihat bagaimana pengetahuan, ketrampilan, tatakrama, dan mandat yang dipunyai oleh masyarakat bisa mendorong aneka gerakan kreatif dan mampu menghasilkan ruang-ruang arsitektural yang merepresentasikan nilai-nilai, gagasan, dan diskursus tentang budaya tanah liat. Artifak arsitektural sebagai luaran utama kegiatan pengabdian masyarakat ini ditempatkan sebagai mediator untuk merepresentasikan diskursus dan memperluas jejaring gerakan kreatif tanah liat Nusantara ke wilayah publik untuk  memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Kata kunci: budaya kreatif, tanah liat, artifak arsitektural, ruang publik, modal budaya, produksi ruang
Lingkar-3 : Zona Pulau Jawa Diluar Jawa Barat Semua program studi 3 3 bulan 1 Maret 2022 1 Juni 2022 Mahasiswa yang senang menulis Membantu menuliskan berbagai pengetahuan dari PM ke dalam aneka media
2 Prof. Ir. Adit Kurniawan, M.Eng., Ph.D. PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PEMULIHAN EKONOMI MASYARAKAT AKIBAT COVID-19 DI WILAYAH BINAAN KELURAHAN CICAHEUM KOTA BANDUNG Isu penting yang melatarbelakangi dan memberikan motivasi kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah sosial, terutama dalam penggunaan media sosial yang berdampak negatif dan cenderung merusak nilai-nilai moral dan ahlak masayarakat, termasuk berita hoax dan berita yang mengandung kebencian (hate speech), pornografi, dll, yang perlu disikapi dengan bijak.  Masalah lainnya adalah rendahnya tingkat kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat pada penerapan dan implementasi protokol kesehatan dalam masa pandemi wabah Covid-19, yang juga perlu pembinaan dengan baik.
Tujuan Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pembinaan yang berkenjutan dalam penggunaan Teknologi Informasi dan media sosial kepada masyarakat, sekaligus memberi pelatihan/penyuluhan/edukasi penggunaan Teknologi Informasi dalam menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru pandemi Covid-19 kepada masyarakat di kelurahan Cicaheum, Kota Bandung.
Objek kegiatan merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun 2019 dan kegiatan tahun 2020 yang mencakup masyarakat di RW 07, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaraconding, Kota Bandung. Wilayah ini akan menjadi wilayah binaan pada kegiatan tahun 2021. Komponen masyarakt yang menjadi target kegiatan ini mencakup tokoh masyarakat tingkat RW (5 orang), kelompok masyarakat orang tua siswa SD/SMP di lingkungan RW. 07 Kel. Cicaheum (sekitar 10 orang), Kelompok karang taruna Tingkat RW 07 Kelurahan Cicaheum  (15 orang), sehingga jumlah keseluruhan peserta kegiatan ini akan melibatkan masyarakat sekitar 30 orang, dan bisa bergantian seiring dengan berjalannya kegiatan pelatihan/penyuluhan.
Luaran dan manfaat dari kegiatan ini berupa penyelesaian masalah sosial dan kultural kepada masyarakat dalam penggunaan teknologi dan media sosial, sehingga masyarakat akan semakin cerdas dan bijak dalam memilih,  memilah dan mengolah informasi. Dengan semakin cerdas dan bijak masyarakat dalam mengolah informasi, mereka juga akan diberikan pemahaman yang baik dan benar terkait manfaat dari kepatuhan dan kedisiplinan mereka pada penerapan/implementasi adaptasi kebiasaan baru Sdalam masa pandemi wabah Covid-19. Sebagai civitas akademika ITB, tim pelaksana kegiatan ini merasa perlu memberikan peran serta dan tanggungjawab moral dalam membina masyarakat sekitar.
Nilai kecendekiawanan dari kegiatan ini berupa kontribusi terhadap pemerataan akses informasi bagi masyarakat yang akan mencerdaskan dan membuat masyarakat menjadi lebih bijak dalam penggunaan informasi, memberikan edukasi dalam penerapan adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi wabah Covid-19, dan memberi pelatihan pemasaran produk secara online utk memulihkan ekonomi masyarakat. Manfaat bagi ITB, kegiatan ini akan meningkatkan kapasitas pengabdian masyarakat di unit kerja (STEI–ITB) dengan berkontribusi dan menambah/meningkatkan peran serta kampus/civitas akademik ITB kepada masyarakt sekitar, yang juga berperan dalam  membantu pogram pemerintah dalam mendukung kepentingan publik.
Lingkar-1 : Lingkungan Kampus ITB, Bandung dan Sekitarnya Informatika 1 6 bulan 1 Juni 2022 30 November 2022 menguasai beberapa aplikasi pemasaran produk secara online (contoh : shopee, dll) Membantu memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk memasarkan produk rumahan (makanan, dll) melalui aplikasi online, membuat video kegiatan, dan membantu menyusun publikasi di media, serta membantu menyusun laporan.
3 Dr. Didi Sunadi, S.Pd., M.Pd. Sosialisasi Permainan Mini Tennis Pada Tingkat Sekolah Dasar dalam Rangka Meningkatkan Minat Bermain Tenis siswa di Kota Bandung Olahraga tennis indonesia saat ini sedang mengalami peningkatan prestasi di kancah
internasional setelah pada ajang Asian Games 2018 untuk pertama kalinya
mendapatkan medali emas pada kategori ganda campuran, kemudian pada ajang Sea
Games 2019 indonesia keluar menjadi juara umum pada cabang olahraga tennis.
Tentunnya prestasi yang didapatkan tidak lepas dari hasil program pembinaan dan
pembibitan atlet yang optimal. Dengan demikian pembinaan atlet menjadi hal yang
sangat penting dalam proses peningkatan prestasi. Pembinaan merupakan suatu
sistem kegiatan yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan. Pembinaan
tersebut sudah dimuat dalam Undang-Undang Olahraga nomor 3 tahun 2005, yaitu
usaha yang dilakukan dengan sadar secara sistematis untuk mencapai tujuan
keolahragaan, yaitu memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, dan
prestasi. Dalam rangka memperoleh hasil yang optimal sesuai dengan tujuan di atas,
maka proses pembinaan dan pengembangan olahraga belum dapat dilakukan dalam
waktu yang singkat, tetapi membutuhkan waktu yang cukup panjang. Permasalahan
yang timbul pada proses pembinaan prestasi tennis indonesia yaitu kurangnya minat
anak-anak untuk berpartisipasi dalam olahraga tenis. Tentunya hal tersebut terjadi
dipengaruhi oleh banyak faktor, dan salah satunya yaitu kurangnya sosialisasi dan
partisipasi anak-anak pada olahraga tennis di lingkungan sekolah tertama pada tingkat
sekolah dasar. Saat ini akses anak-anak terhadap olahraga tennis masih sangat sulit
dikarenakan kurangnya fasilitas lapangan umum dan mahalnya peralatan untuk
bermain tennis. Berdasarkan paparan latarbelakang dan permasalahan yang ada,
maka perlu dilakukannya sosialisasi dan peltihan olahraga tenis di sekolah dasar
dengan menggunakan metode permainan mini tennis yang sangat mudah dan
terjangkau untuk di lakukan oleh para siswa sekolah dasar, dan diharpakan minat
serta partisipasi siswa dalam bermain tenis akan terus meningkat sehingga akan
timbul bibit-bibit pemain muda yang berprestasi.
Lingkar-1 : Lingkungan Kampus ITB, Bandung dan Sekitarnya Jurnalistik 1 5 bulan 1 Mei 2022 31 Oktober 2022 Penulisan ilmiah Menyusun laporan
4 Untari Gunta Pertiwi, M.Pd Peningkatan Kapasitas Guru dalam Mendesain
Asessmen Berbasis Asessmen Kompetensi Dasar Minum (AKM) dengan Memanfaatkan Media Belajar Digital: Pelatihan Pengembangan Profesi Guru Sekolah Dasar di Kec. Sungai Keruh dan Jirak Jaya Kab. Musi Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan
Pelatihan ini bertajuk Peningkatan Kapasitas Guru dalam Mendesain Asesmen berbasis AKM dengan memanfaatkan Media Belajar Digital bagi para guru di Kecamatan Sungai Keruh dan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin Propinsi Sumetera Selatan. Kegiatan ini bermitra dengan Yayasan Litara dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah 35 (K3S 35) dengan wilayah kerja mencakup 35 Sekolah Dasar sehingga peserta pelatihan adalah perwakilan dari 35 SD di wilayah Kec. Sungai Keruh dan Jirak Jaya, Kab. Musi Banyuasin. Kecamatan Sungai Keruh berjarak 174 KM dari pusat kota Palembang dengan jarak tempuh kira-kira 5 jam perjalanan darat. Sedangkan Jirak Jaya berjarak 30 KM dari Kec. Sungai Keruh. Pelatihan ini akan diselenggarakan di salah satu sekolah di Kec. Jirak Jaya.

Kegiatan akan meliputi tiga sub kegiatan. Pertama adalah FGD dengan narasumber para ahli dalam bidang literasi dan numerasi baik dari lingkungan ITB maupun kemendikbud dengan fokus AKM dan kedua adalah penyusunan pedoman asesmen berbasis AKM berdasarkan hasil dari FGD. Ketiga adalah pelatihan mendesain asesmen berbasis AKM untuk para guru dengan memanfaatkan media belajar digital yang tersedia. Selain itu, pelatihan ini mendorong para guru untuk memasukkan muatan kearifan lokal sehingga kebermaknaan akan terasa oleh para siswa karena sesuai dengan lingkungan mereka tinggal. Untuk melengkapi pengetahuan dan keterampilan AKM, para guru juga akan dibekali dengan Teknik “Membacakan Nyaring” atau Reading Aloud sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya literasi di kelas guna mensukseskan AKM. Selain itu, Setiap sekolah akan mendapatkan sumbangan buku cerita anak dan alat peraga matematika.

Luaran utama dari kegiatan ini adalah diseminasi di konferensi internasional dengan publikasi  internasional dan buku panduan AKM dengan ISBN.

Lingkar-4 : Zona Luar Pulau Jawa Matematika 1 4 bulan 1 Maret 2022 1 Juni 2022 Memiliki kemampuan menulis modul dan paham tentang logika matematika. Membantu tim untuk menyusun modul panduan penulisan soal berbasis Asessmen Kompetensi Dasar (AKM) untuk tingkat SD.
5 Dr. Ir. Yayat Hidayat, M.Si. Optimasi Waktu Pengeringan Buah Kopi di dalam Green House Herang untuk Menghasilkan Jenis Produk Kopi yang Bermutu Tinggi Kopi telah ditetapkan sebagai komoditas hasil pertanian andalan di Provinsi Jawa Barat. Pemerintah Jawa Barat sangat gencar melakukan pembinaan kepada para petani kopi agar kualitas kopi Jawa Barat menjadi kualitas terbaik di Indonesia. Salah satu proses yang memengaruhi kualitas produk kopi olahan adalah proses pengeringan buah kopi. Proses pengeringan yang buruk akan menyebabkan kualitas kopi turun drastis hingga 40% sehingga harga jualnyapun akan anjlok. Permasalahan yang hendak dislesaikan dalam PPM ini adalah (1) menghindari terjadinya efek cash harderning pada buah kopi selama proses pengeringan, dan (2) mencari waktu (lama) proses pengeringan yang optimal hingga kadar air buah/biji kopi mencapai mencapai kesetimbangan (lebih kurang 10%). PPM merupakan kelanjutan dari PPM tahun sbelumnya (2021), tujuannya adalah (1) memperoleh standar lama waktu  proses pengeringan buah kopi di dalam ruangan GH herang untuk mencapai kadar air kesetimbangan, dan (2) memberikan pemahaman kepada petani kopi cara pengeringan buah kopi dengan sistem rotasi di dalam ruang GH Herang. Pendekatan/cara peananggulangan masalah cash harderning akan diatasi dengan melakukan proses pengeringan berotasi di luar GH herang (outdoor) dan di dalam GH herang (indoor). Proses awal pengering dilaksanakan di luar selama 1-2 hari kemudian dilanjutkan pengeringan di dalam ruang GH herang. Rotasi dilakukan antar tingkatan rak, yaitu dengan memindahkan kopi dari Rak 3 ke Rak 1, lalu Rak 1 ke Rak 2 dan Rak 2 ke Rak 3. Rotasi dilakukan hingga kadar air buah kopi mencapai kesetimbangan. Pendekatan masalah lama waktu pengeringan untuk mencapai kesetimbangan akan dilakukan melalui serangkaian uji coba pengeringan berotasi oleh kelompok tani. Dengan cara ini petani akan menemukan waktu yang paling efisien dan efektif untuk dijadikan standar lama proses pengeringan buah kopi di dlam ruang GH herang. Kegiatan PPM ini akan diselengarakan pada Komunitas Petani Kopi Gunung Geulis yang berlokasi di Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Waktu pelasanaan sekitar enam bulan, dengan tahapan kegiatan terdiri dari (1) persiapan, (2) pelatihan metode pengeringan buah kopi dengan sistem rotasi , (3) optimasi lama proses pengeringan, (4) pelaksanaan monev kegiatan dan (5) pelaporan dan sosialisasi kegiatan PPM. Lingkar-1 : Lingkungan Kampus ITB, Bandung dan Sekitarnya Teknologi Pertanian 1 3 bulan 1 Mei 2022 1 Juli 2022 Memahami teknik pegolahan kopi dan mahir membuat dokumentasi video Menyusun laporan, membuat video kegiatan, pengujian di laboratorium
6 Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D. Edukasi Masyarakat Dalam Bertani, Berternak, dan Berperikanan dengan Produk MASARO ITB di Desa Babakan dan Desa Gintung Kec. Ciwaringin Kab. Cirebon Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat di Desa Babakan dan Desa Gintung Kec. Ciwaringin Kab. Cirebon tentang penggunaan produk yang dihasilkan dari sistem pengolahan sampah terpadu MASARO di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Lingkar-2 : Zona Provinsi Jawa Barat Prodi Agroteknologi / Prodi Peternakan 2 6 bulan 15 Maret 2022 15 September 2022 Diprioritaskan yang memiliki skill pembuatan video dan penulisan ilmiah Membantu kegiatan transfer knowledge ke masyarakat, menyusun laporan, dokumentasi
7 Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D. Aplikasi Masaro untuk Anambas Zero Waste di 3 Pulau (Pulau Tarempa, Pulau Jemaja, dan Pulau Palmatak) Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi pengolahan sampah MASARO ITB di wilayah kepulauan Anambas. Lingkar-5 : Zona Perbatasan atau Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) Agroteknologi 2 6 bulan 15 Maret 2022 15 September 2022 Diprioritaskan yang memiliki skill video shooting dan penulisan ilmiah Membantu mengatur pengiriman logistik ke Anambas, membuat video kegiatan, menyusun laporan
8 Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D. Implementasi Masaro untuk Mendukung Kebijakan Gubernur Bali dalam Mewujudkan Desa dan Kota Di Bali Zero Waste dan Circular Economy Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi pengolahan sampah MASARO ITB di Gianyar dan Denpasar, Bali. Lingkar-4 : Zona Luar Pulau Jawa Agroteknologi 2 6 bulan 15 Maret 2022 15 September 2022 Diprioritaskan yang memiliki skill video shooting dan penulisan ilmiah Membantu mengatur pengiriman logistik ke Bali, membuat video kegiatan, menyusun laporan
9 Hafis Pratama Rendra Graha, S.T, M.T. Implementasi Rumah Kompos Masaro (RKM) ITB untuk Pengolahan Sampah Organik Kampus ITB Jatinangor Kegiatan ini bertujuan untuk membuat rumah kompos MASARO ITB di kampus ITB Jatinangor. Lingkar-1 : Lingkungan Kampus ITB, Bandung dan Sekitarnya Agroteknologi 2 6 bulan 15 Maret 2022 15 Maret 2022 Diprioritaskan yang memiliki skill video shooting dan penulisan ilmiah  membuat video kegiatan, menyusun laporan
10 Dr. Nurhasan, S.Si., M.Si. Pemanfaatan Metoda Geolistrik untuk mengatasi permasalahan kekeringan di pedesaan Peristiwa bencana alam kekeringan merupakan peristiwa yang sering terjadi di Indonesia terutama di Jawa Barat.  Bencana ini disebabkan  beberapa faktor diantaranya wilayah Jawa Barat yang didominasi fenomena perubahan cuaca ekstrim yang dapat menyebabkan hujan yang sangat besar tetapi juga kemarau yang panjang. Bencana kekeringan dapat menyebabkan hasil pertanian/perkebunan menurun sehingga perekonomian akan terganggu. Selain itu, permasalah kekeringan akan mempengaruhi ketersediaan air bersih terutama dipedesaan yang pada umumnya belum ada instalasi air bersih dari PDAM.  Pada Penelitian ini dilakukan pemanfaatan metoda geolistrik dalam menangani permasalahan bencana alam kekeringan.  Resistivitas sebagai parameter penting dalam metoda geolistrik sangat terkait dengan sumber air bawah permukaan. Melalui pengukuran lapangan, pemodelan komputasi dan simulasi, pemetaan bawah permukaan terkait dengan potensi sumber air dapat dilakukan. Hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber informasi terkait dengan mitigasi bencana alam ini. Pemanfatan hasil penelitian bagi masyarakat sekitar daerah rawan bencana akan dilakukan melalui beberapa kegiatan diantaranya pemasangan/pengukuran alat, sosialisasi berupa pelatihan dan penyuluhan ke masyarakat dan sekolah sekolah tentang kebencanaan yang terkait dengan bencana kekeringan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan sarana air bersih sehingga kesehatan masyarakat danpat meningkat. Selain itu, ketersediaan air tanah dapat dimanfaatkan untuk keperluan pertanian sehingga bisa meningkatkan perekenomian di pedesaan. Lingkar-3 : Zona Pulau Jawa Diluar Jawa Barat Geofisika 2 6 bulan 15 Maret 2022 31 Agustus 2022 – Memiliki pengalaman kerja lapangan (pengukuran/pengambilan data) geolistrik
– Menguasai metoda geolistrik
– Mahasiswa tingkat/semester akhir yang sudah tidak ada kuliah supaya tidak mengganggu perkuliahan
– Pengambilan data lapangan dan pemrosesan data lapangan
– Menyusun laporan
11 Ir. Pathmi Noerhatini, M.Si. Digital marketing kopi berbasis komunitas Umma Pande di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur Petani kopi di Kabupaten Sumba Barat Daya, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tergabung dalam komunitas yang dikenal dengan nama Umma Pande (Rumah Pintar). Umma Pande melambangkan kearifan lokal, dimana para petani mempunyai keterikatan secara budaya dan menjaga persaudaraan komunitas walaupun terpisah wilayah admisnistratif. Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas dengan kearifan lokalnya, menarik untuk dilakukan karena terdapat potensi lokal yang akan mendorong keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. Sedangkan kendala yang dihadapi para petani kopi adalah meningkatkan penjualan produk kopi ke luar daerah. Oleh karena itu diperlukan suatu teknologi, di antaranya adalah digitalisasi marketing. Digitalisasi marketing adalah bagian dari transformasi digital yaitu sebuah perubahan cara penanganan sebuah perkerjaan dengan menggunakan teknologi informasi untuk mendapatkan efisiensi dan efektifitas, juga mencakup adopsi dan integrasi berbagai teknologi informasi dan komunikasi baru untuk penyelesaian solusi berkelanjutan. Proses ini juga melibatkan bentuk organisasi yang baru dan model bisnis baru. Transformasi digital memerlukan jaringan kolaboratif secara digital (Digital Collaborative Network/DCN) di antara para pemangku kepentingan dalam dimensi revolusi industri ke-4. Tujuan pembentukan jaringan kolaboratif ini untuk menyeimbangkan persaingan dan sharing yang akan membawa banyak manfaat bagi pihak yang berkolaborasi. UMKM di Indonesia khususnya industri batik sudah memanfaatkan DCN, dan menghasilkan komunitas digital, model bisnis yang baru dan tahan menghadapi krisis. Namun untuk komoditas kopi, belum ada laporan tentang aplikasi DCN tersebut.
Tujuan utama program ini adalah digitalilasi marketing dengan melalui tahap pembentukan komunitas digital dan  DCN untuk pemasaran kopi berbasis komunitas Umma Pande di Kabupaten Sumba Barat Daya, yang akan membentuk komunitas digital dengan tiga jaringan utama yaitu jaringan ICT, jaringan pengetahuan dan jaringan sosial. Tujuan  lainnya juga melatih anggota komunitas untuk menggunakan inovasi ICT dan pendampingan komunitas agar siap menjadi komunitas digital. Target kegiatan meliputi tiga hal yaitu (1) pemetaan dan sosialisasi konsep DCN, (2) aktivitas pengembangan produk/proses dan peningkatan kemampuan kelompok petani menjadi komunitas digital  (pelatihan dan pendampingan) dan (3) aktivitas komersial. Teknologi ini juga sangat berguna untuk peningkatan pendapatan petani kopi di masa pandemi Covid 19 karena mereka menjadi bisa berkomunikasi dan berinteraksi secara virtual. Di samping itu, petani kopi bisa meningkatkan perannya di rantai pasok kopi dengan membuat pemasaran secara daring (digitalisasi marketing), artinya bisa langsung berhubungan dengan pembeli.
Adapun kegiatan dilakukan dalam  lima tahap. Tahap Pertama yaitu tahap inisiasi. Tahap Kedua adalah proses pembuatan model bisnis  berbasis digital. Tahap Ketiga adalah pembuatan struktur jaringan  dan pemetaan risiko. Tahap Keempat adalah penentuan struktur dan Tahap Kelima adalah penerapan platform digital dan merubah rantai pasok eksisting menjadi lebih efisien.
Lingkar-5 : Zona Perbatasan atau Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Ilmu Kimia 3 orang, khusus Ilmu Kimia adalah Chantika Azka Hunafa (NIM 1402101190033; Kimia UNPAD angkatan 2019) 4 bulan 1 April 20222 31 Juli 2022 Ilmu Kimia (khusus  uji kimia dari kopi), Komputer (menguasai programming dan coding), Ilmu Komunikasi (menguasai fotografi, komunikasi visual dan berbasis media) Pengujian kopi di laboratorium. pembuatan materi marketing digital, pembuatan website, membuat video kegiatan, pengolahan data
12 Santi Novani, Ph.D. Penggunaan Aplikasi DMSN (Digital Market platform Service scieNce based) Sebagai Strategi Ketahanan UMKM Jawa Barat pada Masa Pandemi COVID-19 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang mengalami dampak dari pandemi COVID-19. Data dari kementerian Koperasi dan UMKM mencatat beberapa UMKM menghentikan kegiatan operasionalnya sebagai salah satu akibat dari COVID-19. Namun, pemerintah mengalami kesulitan untuk mengambil keputusan strategis dikarenakan sistem pendataan UMKM yang kurang baik. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini mengusung aplikasi atau platform untuk membantu Dinas Koperasi dan UMKM dalam melakukan pendataan UMKM secara digital dan terpusat.
Selain itu pada aplikasi ini juga akan memberikan wadah kepada para pelaku UMKM untuk memperoleh informasi terkait kegiatan atau pelatihan UMKM, kebutuhan dan pola konsumen serta saling bertukar informasi dengan pelaku UMKM lainnya untuk tetap mempertahankan bisnisnya selama dan setelah masa pandemi COVID-19. Dengan demikian, UMKM dapat melakukan inovasi dan pengembangan produk serta jasa mereka sesuai dengan kebutuhan atau trend pasar.
Pembuatan aplikasi sebagai tahap preliminary pengembangan model berbasis big data untuk menghimpun data UMKM secara digital dan terpusat untuk wilayah Jawa Barat telah dilakukan dari kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2021 yang didanai dari LPPM ITB. Tahun ini diharapkan Aplikasi DMSN (Digital Market platform Service scieNce based) ini digunakan dan diseminasikan dalam membantu pihak pemerintah untuk mengambil langkah strategis dalam membantu UMKM untuk tetap bertahan dan berkembang di masa pandemi.
Selain itu, program pelatihan melalui workshop juga akan disusun untuk mendampingi pelaku UMKM untuk dapat memanfaatkan informasi yang diperoleh dari aplikasi tersebut secara optimal. Kegiatan ini akan dilaksanakan untuk UMKM di wilayah Jawa Barat. Adapun luaran dan capaian dari program ini adalah kegiatan workshop pendampingan dari Aplikasi DMSN (Digital Market platform Service scieNce based) yang dapat membantu Dinas Koperasi dan UMKM dalam mentransformasikan bisnis mereka ke digital (digitalisasi) dan menyiapkan sumber daya manusia UMKM dengan kompetensi digital serta artikel yang akan dipublikasikan di media.
Lingkar-2 : Zona Provinsi Jawa Barat Manajemen & Ilmu Komunikasi 2 6 bulan 1 Januari 2022 30 September 2022 bisa editing video dan mengambil data Membuat video kegiatan dan melakukan interview
13 Dr. Saladin Uttunggadewa, M.Si. Penerapan Teknologi Blockchain untuk Sustainable Procurement di Komunitas Peternak Lebah Trigona Priangan Penerapan teknologi blockchain untuk sustainable procurement di Komunitas Peternak Lebah Trigona adalah kegiatan yang diusulkan oleh satu tim multidisiplin untuk membantu komunitas tersebut dalam membangun traceability  dari madu dan raw propolis dari lebah trigona yang dihasilkan oleh semua anggota komunitas. Dengan anggota sebanyak 27 peternak yang berada di berbagai kota di Jawa Barat yang membudidayakan lebah trigona di ratusan stup lebah, akan sulit membuat jaminan bahwa  madu dan raw propolis yang dikumpulkan dari semua anggota adalah madu dan raw propolis murni, tanpa campuran madu dan raw propolis dari lebah jenis lain dan tanpa campuran bahan lainnya. Teknologi blockchain adalah satu teknologi yang dapat menjaga keamanan data, integritas data, berbagi data dengan efisien dan aman, dan pengurangan biaya pencatatan data semua aktivitas produksi/transaksi antar pengguna, sehingga semua orang dapat dengan mudah menelusuri asal-usul (traceability) dari madu dan raw propolis yang akan dibeli. Sebagai akibatnya, kemurnian dari madu dan propolis yang bernilai jual tinggi ini dapat mudah dipercaya sehingga komunitas dapat mencapai sustainable procurement dari pembeli dengan permintaan yang besar seperti produsen kosmetik atau produsen obat.
Tim pengusul kegiatan adalah dosen dan peneliti dari ITB dan Universitas Andalas dengan latar belakang keilmuan matematika, teknik industri dan teknologi informasi, yang telah banyak melakukan kolaborasi riset industri-akademisi serta pengabdian kepada masyarakat. Selain akademisi, tim ini didukung oleh mitra yang telah bekerjasama mengembangkan inovasi teknologi, salah satunya inisiasi pengembangan blockchain untuk rantai pasok kopi. Tim ini juga akan melibatkan lima mahasiswa Program Studi Matematika yang akan mengambil topik pemodelan matematika di budidaya lebah trigona ini, yang jika dimungkinkan akan dilanjutkan ke kegiatan studi independen Merdeka Belajar Kampus Merdeka.  Tim pelaksana kegiatan akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada sejumlah anggota  komunitas dalam memanfaatkan blockchain untuk pencatatan transaksi/aktivitas produksi. Diharapkan setelah kegiatan pengabdian pada masyarakat ini teknologi blockchain tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan Komunitas Peternak Lebah Trigona karena traceabilitynya tetapi dapat diterapkan untuk membantu kelompok masyarakat lain dalam pemulihan kegiatan ekonomi pasca/selama pandemi COVID-19 lewat budidaya lebah trigona dengan fasilitas blockchain.
Lingkar-2 : Zona Provinsi Jawa Barat Antropologi 2 4 bulan 1 Juni 2022 30 September 2022 Berpengalaman dalam kajian sosial dan fotografi. Membuat dokumentasi dan video kegiatan.
14 Aldila Rizkiana, S.T., M.T. PENINGKATAN KOMPETENSI PEMASARAN DIGITAL
UMKM SUKABUMI DENGAN SISTEM PELATIHAN
TERINTEGRASI BERBASIS GAMIFIKASI MENUJU
SUKABUMI GO DIGITAL
Adanya Pandemi Covid-19 dan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dari
Pemerintah telah mengakibatkan ambruknya berbagai UMKM, termasuk di Kota
Sukabumi. Saat ini terdapat 6.678 UMKM di Kota Sukabumi, dan sebagian besar
membutuhkan solusi inovatif dan cerdas dalam pemasaran yang masih dilakukan secara
manual. Pemerintah Kota Sukabumi sudah melakukan workshop e-commerce dua tahun
lalu kepada sekelompok kecil UMKM, namun efektivitasnya masih tidak optimal karena
tidak dilanjutkan dengan pendampingan (kegiatan yang dilakukan hanya dalam bentuk
100%in-class workshop).
Pada tahun 2021 telah dilakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemulihan Ekonomi,
dengan judul kegiatan “Penerapan Metode 70:20:10 dalam Pengembangan Kompetensi
Pemasaran UMKM Sukabumi menuju Sukabumi Go Digital”. Kegiatan tersebut dilakukan
melalui workshop dan pendampingan UMKM dengan pendekatan 70-20-10 terhadap 30
UMKM terpilih. Hasilnya, dari 30 UMKM terpilih, terdapat 16 UMKM yang mengikuti
100% program, serta terjadi kenaikan hasil pembelajaran secara signifikan setelah
dilakukan intervensi berupa kegiatan workshop dan pendampingan. Walaupun
menunjukkan hasil positif, tingkat partisipasi UMKM dalam mengikuti 100% program
yang hanya 53% mengindikasikan terdapat hal yang perlu diperbaiki untuk
meningkatkan partisipasi aktif dari UMKM yang terpilih dalam seluruh rangkaian
kegiatan yang dilakukan.
Proposal ini mengusulkan penerapan gamifikasi dalam sistem pelatihan terintegrasi
untuk meningkatkan kompetensi pemasaran digital UMKM. Gamifikasi adalah suatu
proses yang meningkatkan layanan dengan memberikan pengalaman gim untuk
mendukung penciptaan nilai pengguna. Gamifikasi merupakan metode yang sudah
banyak digunakan dalam pelatihan dan pengembangan SDM yang bertujuan untuk
meningkatkan motivasi untuk belajar, juga meningkatkan partisipasi aktif dari peserta
pelatihan. Dengan gamifikasi, diharapkan tingkat partisipasi UMKM yang mengikuti
100% program akan meningkat.
Masih sama seperti kegiatan tahun 2021, pelatihan dilakukan menggunakan pendekatan
70-20-10, dimulai dengan workshop in-class, dilanjutkan penugasan, dan kemudian
pendampingan selama 2 bulan. Setiap bulan akan dilakukan evaluasi secara tatap muka
bersama dengan perwakilan Pemerintah Kota Sukabumi. Perbedaannya adalah, pada
seluruh rangkaian kegiatan akan dimasukkan unsur Gamifikasi, misalnya berupa sistem
poin, badge, dan leaderboard, sehingga pelatihan dapat menjadi lebih menyenangkan,
memotivasi, dan menumbuhkan partisipasi dari peserta.
Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan AILabs (komunitas innovator IT),
akan dipilih 50 UMKM untuk mengikuti Workshop yang akan dilaksanakan selama 2 hari
full untuk meningkatkan kompetensi pemasaran. Pemilihan akan mempertimbangkan
jenis usaha, profil SDM UMKM, dll. Sesudah workshop, akan dilakukan kegiatan
pendampingan sehingga mereka dapat menggunakan berbagai platform e-commerce
yang ada saat ini sepeti Bukalapak, Shoppee, Lazada, Tokopedia, dll, beserta teknik
pemasaran menggunakan facebook, Tiktok, Instagram dll. Kegiatan pendampingan
dilaksanakan mulai dari pendaftaran akun, posting produk, hingga mengelola pelanggan.
Program ini diharapkan mempercepat terwujudnya Sukabumi GO-DIGITAL. Diharapkan
3
kegiatan ini menjadi pilot project sehingga kegiatan serupa nantinya akan dilakukan
secara mandiri oleh Pemerintah Kota Sukabumi.
Indikator keberhasilan program adalah jumlah peserta workshop yang memiliki akun ecommerce dan mampu mengelola akun tersebut hingga terjadi transaksi. Program
Pengabdian Masyarakat ini menargetkan publikasi di media masa, website dan di jurnal
ilmiah Teknik Industri dengan judul tentatif: Penerapan Gamifikasi pada Pelatihan
UMKM di Kota Sukabumi.
Tim pengusul terdiri dari perwakilan 3 perguruan tinggi: ITB (dosen Teknik Industri dan
Teknik Elektro), UI (dosen ekonomi) dan Universitas Telkom (dosen dan praktisi bisnis
& inovasi IT, yang juga mewakili komunitas AILabs). AILabs baru-baru ini bekerja sama
dengan Pemerintah DKI Jakarta dalam membuat inovasi Mobil Deteksi Covid-19. Anggota
tim pernah terlibat membantu Pemerintah Kota Sukabumi dalam penyusunan RPJMD dan
proses seleksi Pimpinan Tinggi Pratama. Selain itu, ketua tim Pemulihan Ekonomi 2021
yang merupakan tahap pertama dari proposal ini juga bertindak sebagai anggota tim.
Kegiatan ini akan mengikutkan 1 mahasiswa S1 yang akan menjadikannya sebagai
bagian kegiatan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dan 1 orang mahasiswa S2.
Lingkar-2 : Zona Provinsi Jawa Barat Bisnis Digital 1 6 bulan 1 April 2022 31 Oktober 2022 diprioritaskan memahami social media marketing/e-commerce marketing Membuat modul pelatihan, dokumentasi, membantu kegiatan workshop dan pendampingan, menyusun pelaporan
15 Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D. Pendirian Rumah Kompos Masaro ITB di Lampung Timur untuk Mengatasi Kesulitan Pupuk Organik bagi Masyarakat dan Menjaga Kebersihan Lingkungan Program ini bertujuan untuk membuat rumah kompos MASARO ITB di Lampung Timur. Lingkar-4 : Zona Luar Pulau Jawa Agroteknologi 2 6 bulan 15 Maret 2022 1September 2022 Diprioritaskan yang memiliki skill video shooting dan penulisan ilmiah Membuat video kegiatan, penulisan laporan
16 Dr. Mirzam Abdurrachman, S.T, M.T. Tinjauan Aspek Geologi dalam Pengembangan Desa Wisata Desa Sayutan, Desa Trosono, dan Desa Bungkuk, yang termasuk ke dalam Kecamatan Parang, termasuk desa-desa yang sadar akan potensi desanya, terutama terkait pariwisata. Beberapa kali kegiatan skala nasional seperti kejuaraan paralayang berhasil dilaksanakan di desa-desa tersebut yang menarik minat-minat wisatawan lokal.
Salah satu faktor daya tarik ketiga desa tersebut selain adanya kegiatan berskala nasional adalah bentang alam yang cukup indah sebagai destinasi wisata alam. Namun ketersediaan air yang cukup dan layak di daerah tersebut sangat minim untuk menunjang daerah-daerah objek wisata, salah satunya di daerah Puncak Blego yang merupakan venue utama perhelatan acara paralayang di Magetan.
Lingkar-3 : Zona Pulau Jawa Diluar Jawa Barat Geologi atau Pariwisata 2 3 bulan 15 Maret 2022 15 Juni 2022 Diutamakan mampu mengoperasikan Drone 1.Melakukan pemetaan geologi permukaan secara detil di daerah objek
2.Melakukan pengukuran struktur geologi
3.Melakukan pengumpulan sampel batuan untuk menentukan jenis dan komposisi dari batuan serta sifat fisik lainnya
4.Melakukan analis laboratorium
5.Melakukan pengukuran muka air
tanah dan kandungan kimianya di daerah objek