Daftar Kegiatan MBKM Program Penelitian Unpad-ITB Tahun 2022

 

No Nama Ketua Peneliti/Pelaksana Judul Penelitian Abstrak Penelitian Asal Program Studi Mahasiswa Unpad yang Dibutuhkan Jumlah Mahasiswa Unpad yang Dibutuhkan Lama Keterlibatan Mahasiswa Awal Periode Keterlibatan Mahasiswa Unpad Akhir Periode Keterlibatan Mahasiswa Unpad Kualifikasi Mahasiswa Rincian Kegiatan
1 Dr. Eng. Asep Saepuloh, S.T., M.Eng. Identifikasi dini zona lemah gunung api berbasis citra satelit optis resolusi tinggi, termal, dan radar di Indonesia Sebagai bagian dari jalur gunung api lingkar pasifik, Indonesia diberkahi dengan keberadaan gunung api aktif terbanyak di dunia, sehingga perlu diiringi dengan proses mitigasi dan prediksi berkelanjutan yang akurat berbasis teknologi ter-verifikasi agar risiko yang ditimbulkan dari sertiap aktivitas letusan bisa diminimalisir. Dalam satu dekade terakhir, beberapa gunung api menunjukan perubahan karakteristiknya misalnya, Gunung Merapi tahun 2010 meletus besar dengan VEI 4 dan menyisakan kawah di puncak yang biasanya berupa kubah lava. Sebaliknya, tahun 2013 Gunung Kelud juga meletus besar dengan VEI 4 karena tumbuhnya kubah lava yang biasanya berupa kawah. Demikian juga pada tahun 2018 Gunung Krakatau mengalami sektor runtuh yang menyebabkan terjadinya tsunami di sepanjang pantai Banten dan Lampung. Gejala sektor runtuh ini tidak terdeteksi oleh alat pemantuan gunungapi yang ada saat ini. Kejadian serupa terjadi di Gunung Semeru di akhir tahun 2021 yang diduga berasal dari sektor runtuh di sisi tenggara dan tidak terdeteksi oleh alat pemantauan. Perubahan karakteristik gunung api tersebut menyebabkan ratusan korban jiwa karena minimnya gejala-gejala volkanik sebelumnya sehingga peringatan dini gagal dikeluarkan. Melalui proposal ini, kami mengajukan metode untuk mengidentifikasi zona lemah gunung api sebagai sumber bahaya lainnya selain dari aktivitas magmatisme di dalamnya. Keberadaan zona lemah ini berpotensi terjadinya sektor runtuh yang tidak didahului oleh gejala seismik. Selain itu, identifikasi zona lemah juga berguna sebagai prediksi lokasi keluarnya fluida magmatis ke permukaan yang bisa memicu terjadi letusan. Citra satelit optis resolusi tinggi (3 m) dari PlanestScope digunakan untuk mengetahui secara visual morfologi sumbat lava maupun kawah di bagian puncak gunung api. Citra satelit Synthetic Apertrue Radar (SAR) konstelasi dari dua satelit Sentinel-1A dan IB juga digunakan untuk memonitor deformasi puncak secara berkelanjutan. Selain itu, pendeteksian anomali temperatur puncak gunung api dilakukan menggunaan citra ASTER TIR (thermal infrared radiometer) akuisisi siang dan malam untuk mengetahui adanya radiasi panas yang muncul di permukaan. Keberadaan morfologi potensi sektor runtuh, deformasi yang terjadi secara menerus, dan adanya anomali termal dijadikan sebagai indikator keberadaan zona lemah di suatu gunung api aktif. Penelitian yang diajukan ini merupakan kerja sama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) dan bagian dari penelitian Disertasi sdr. Erlangga I.F. (NIM. 32021003) dengan topik seismologi Gunung Sinabung, penelitian Tesis sdr. Yudhistira A.N (NIM. 22020007) dengan topik observasi gunung api dengan citra satelit, dan Tugas Akhir sdr. Muh. Agung M. (NIM. 12017013) dengan topik deformasi permukaan dengan metode InSAR (Interferometric Synthetic Aperture Radar). Geologi, Geofisika, Geografi, Pertambangan, Perminyakan 5 5 bulan 1 Maret 2022 31 Juli 2022
Diutamakan yang bisa atau yang mau belajar program GIS, kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, bisa bekerja dengan cermat/teliti/telaten, mampu melakukan peng-editan naskah dalam format word.
Pembuatan database citra, pengeditan naskah buku/makalah, digitasi peta raster, pembuatan peta GIS.
2 Afriyanti Sumboja, Ph.D. Pengembangan structural battery berbasis serat karbon untuk applikasi baterai kendaraan listrik Pada aplikasi mobil listrik, berat baterai berkontribusi ~25% dari total berat kendaraan, tanpa memenuhi fungsi load bearing atau fungsi struktural apapun. Structural battery atau baterai struktural adalah baterai yang berfungsi sebagai sumber daya, sekaligus sebagai struktur dari perangkat tersebut. Sebagai contoh, baterai yang terintegrasi pada dinding mobil. Dalam hal ini, berat baterai tidak menjadi beban tambahan, karena menjadi bagian struktural pada mobil listrik tersebut.
Serat karbon telah digunakan pada struktur pesawat terbang atau mobil. Serat karbon dapat juga berfungsi sebagai elektroda pada baterai struktural karena memiliki properti mekanikal dan elektrikal yang baik. Walaupun demikian, serat karbon tidak dapat langsung dipakai sebagai elektroda pada baterai struktural karena memiliki properti elektrokimia yang kurang baik. Untuk meningkatkan performa elektrokimianya, serat karbon perlu dimodifikasi terlebih dahulu dengan material aktif, tanpa mengurangi properti mekanikalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan baterai struktural dengan menggunakan serat karbon yang dimodifikasi dengan material aktif litium nikel mangan kobalt oksida (NMC).
Tahapan metode penelitian meliputi pre-treatment serat karbon dan deposisi material karbon aktif NMC pada serat karbon dengan menggunakan metode electrophoretic deposition. Serat karbon yang telah dimodifikasi dengan NMC akan diuji properti mekanikal dan elektrokimianya, dan kemudian diasembli sebagai elektroda pada baterai ion litium. Performa dan stabilitas dari prototipe baterai dengan elektroda berbasis serat karbon akan diuji.
Kimia (S1) 2 6 bulan 1 Mei 2022 31 Oktober 2022 1. Punya pengalaman bekerja di laboratorium kimia (melakukan sintesis, pengujian, dll).
2. Bisa membantu tugas administrasi penelitian
3. Diutamakan yang suka meneliti dan bisa datang ke kampus ITB dengan rutin
4. Untuk informasi lebih lengkap mengenai lab kami, bisa mengunjungi mel-itb.com
1. Melakukan sintesis dan pengujian (peserta akan dilatih dan didampingi terlebih dahulu)
2. Membantu tugas administrasi penelitian (mengurus surat pembelian barang, berkoordinasi dengan fakultas)
3. Berpartisipasi dalam kegiatan laboratorium (diskusi, housekeeping, makan-makan, dll)
Untuk informasi lebih lengkap mengenai lab kami, bisa mengunjungi mel-itb.com
3 Mohamad Nur Heriawan, S.T., M.T., Ph.D. Pemetaan Sebaran Gumuk Gunungapi Berdasarkan Analisis Tutupan Lahan dan Foto Udara Resolusi Tinggi di Wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur Indonesia sebagai negara yang dilewati oleh jalur tektonik memiliki potensi bencana dengan keberadaan jalur gunung api dan gempa bumi, namun juga memiliki potensi sumberdaya alam, salah satunya adalah keberadaan potensi bahan galian produk volkanik seperti endapan pasir-batu (sirtu). Bahan galian sirtu masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai material konstruksi termasuk untuk pembangunan infrastruktur. Wilayah Kabupaten Jember yang berlokasi di Jawa Timur bagian selatan merupakan wilayah yang dijuluki dengan “kota seribu gumuk”. Gumuk adalah morfologi perbukitan kecil terisolasi yang batuan pada umumnya terdiri dari pasir-batu (sirtu) yang berasal dari produk aktivitas volkanik pada masa lampau. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah bukit atau gumuk di wilayah tersebut berkurang karena adanya aktivitas penambangan sirtu oleh masyarakat tanpa perencanaan yang baik. Dalam penelitian tahun 2021 telah dilakukan analisis spasio-temporal menggunakan pengindraan jauh melalui data ASTER (Synthetic-Aperture Radar) antar waktu yang diawali dengan data DEM (digital elevation model) dari Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) untuk melihat perubahan rona morfologi bukit atau gumuk di wilayah penelitian dalam rentang waktu 20 tahun atau dari tahun 2000 sampai 2020. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengurangan jumlah gumuk dari 480 pada tahun 2000 berkurang menjadi 415 pada tahun 2020 atau berkurang sekitar 13,5% selama kurun waktu 20 tahun, dimana lokasi gumuk yang banyak dilakukan penambangan berada di sisi selatan dan barat dari wilayah sebaran gumuk. Delineasi gumuk eksisting secara otomatis dilakukan menggunakan pola morfologi. Pada penelitian tahun ini delineasi gumuk akan dilakukan menggunakan analisis tutupan lahan berdasarkan citra Landsat TM (Thematic Mapper) karena gumuk gunungapi pada umumnya memiliki vegetasi yang lebih lebat dibandingkan lingkungan sekitarnya. Selain itu keberadaan gumuk di zona distal atau zona yang jauh dari pusat longsoran volkanik di sisi barat G. Raung sulit dideteksi dengan pola morfologi karena ukuran gumuknya lebih kecil dan sebarannya tidak serapat gumuk di zona proksimal atau zona yang lebih dekat dengan pusat longsoran volkanik yang sudah dilakukan pemetaan pada penelitian tahun 2021. Untuk mendeteksi keberadaan dan sebaran gumuk gunungapi di zona distal akan dilakukan menggunakan foto udara resolusi tinggi baru kemudian dilakukan analisis tutupan lahan. Analisis tutupan lahan ini juga kemungkinan dapat digunakan untuk mendeteksi potensi bahan galian lain (emas, mangan, batugamping, dll.) di wilayah ini selain potensi endapan pasir dan batu (sirtu) dari gumuk gunungapi. Dari hasil penelitian ini juga akan dianalisis terkait peluang wilayah potensi menjadi kawasan pertambangan material sirtu dari keberadaan gumuk dengan melihat tata ruang wilayah yang ada. Penelitian ini bersesuaian dengan salah satu fokus riset unggulan di ITB periode 2020-2025 yaitu tentang infrastruktur dan kebencanaan. Teknik Geologi 2 3 bulan 1 Juni 2022 31 Agustus 2022 Dapat melakukan pemetaan geologi, diharapkan juga menguasai software GIS/remote sensing Pemetaan geologi dan analisis pengindraan jauh
4 Ir. Akhmadi Surawijaya S.T., M.Eng. Pengembangan Biosensor Deteksi Glukosa Berbasiskan Digital Microfluidics (DMF) Untuk pemantauan kadar glukosa secara kontinyu pada penderita diabetes, dibutuhkan sebuah sistem berupa Lab-on-Chip (LoC) yang mengintegrasikan sistem microfluidic, bio-sensor pemrosesan data dan transmisi data secara nirkabel. Sistem wearable medical device yang mengintegrasikan LoC dapat digunakan sebagai sebuah alata pemantauan medis yang terintegrasikan dengan jaringan Internet-of-Things. Pada riset ini akan dilakukan tahap awal dari perancangan sistem ini yakni tahap riset dan pengembangan sistem digital microfluidics (DMF) yang terintegrasikan dengan sensor cahaya sebagai sistem biosensor untuk mendeteksi kadar glukosa pada sampel. Platform DMF akan melakukan proses kuantisasi sampel fluida target yang dibutuhkan dari sample storage dan kemudian dilanjutkan dengan proses pengujian kandungan glukosa pada sampel menggunakan deteksi secara enzimatik kolorimetri. Perubahan warna yang dideteksi oleh platform DMF akan dikorelasikan dengan konsentrasi dari glukosa. Proof of concept dari DMF akan meliputi mekanisme pergerakan sampel/reagen menggunakan teknik electrowetting, proses pengaturan volume sampel/reagen, dan proses deteksi glukosa menggunakan teknik kolorimetri. Akurasi dan resolusi pemrosesan fluida pada DMF akan menjadi fokus utama dalam pengembangan prototipe. Kimia S1 1 6 bulan 1 Maret 2022 30 September 2022 Mampu menulis karya ilmiah dengan bimbingan Pengujian di laboratorium
5 Ir. Akhmadi Surawijaya S.T., M.Eng. Pengembangan Biosensor Deteksi Glukosa Berbasiskan Digital Microfluidics (DMF) Untuk pemantauan kadar glukosa secara kontinyu pada penderita diabetes, dibutuhkan sebuah sistem berupa Lab-on-Chip (LoC) yang mengintegrasikan sistem microfluidic, bio-sensor pemrosesan data dan transmisi data secara nirkabel. Sistem wearable medical device yang mengintegrasikan LoC dapat digunakan sebagai sebuah alata pemantauan medis yang terintegrasikan dengan jaringan Internet-of-Things. Pada riset ini akan dilakukan tahap awal dari perancangan sistem ini yakni tahap riset dan pengembangan sistem digital microfluidics (DMF) yang terintegrasikan dengan sensor cahaya sebagai sistem biosensor untuk mendeteksi kadar glukosa pada sampel. Platform DMF akan melakukan proses kuantisasi sampel fluida target yang dibutuhkan dari sample storage dan kemudian dilanjutkan dengan proses pengujian kandungan glukosa pada sampel menggunakan deteksi secara enzimatik kolorimetri. Perubahan warna yang dideteksi oleh platform DMF akan dikorelasikan dengan konsentrasi dari glukosa. Proof of concept dari DMF akan meliputi mekanisme pergerakan sampel/reagen menggunakan teknik electrowetting, proses pengaturan volume sampel/reagen, dan proses deteksi glukosa menggunakan teknik kolorimetri. Akurasi dan resolusi pemrosesan fluida pada DMF akan menjadi fokus utama dalam pengembangan prototipe. Teknik Elektro 1 6 bulan 1 Maret 2022 30 September 2022 Menguasai mikrokontroler seperti Arduino dan Raspberry Pengembangan sistem pengukuran berbasis optik untuk pengujian laboratorium
6 Tjokorde Istri Armina Padmasawitri, S.Si., M.Si., Ph.D. Pengembangan Database Penelitian Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Menggunakan Machine Learning Indonesia menargetkan pencapaian UHC pada tahun 2019 yang diwujudkan melalui implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2014. Sayangnya, implementasi JKN masih sering menemui kendala, mulai dari ketersediaan fasilitas kesehatan yang belum merata dan tidak dapat memenuhi kebutuhan kesehatan anggota JKN, hingga defisit anggaran.

Berbagai studi telah dilakukan oleh banyak pihak, baik akademisi, lembaga pemerintah, maupun non-profit untuk mengevaluasi dan menyelesaikan akar permasalahan implementasi JKN. Sayangnya riset-riset ini masih terfragmentasi. Belum ada satu basis data komprehensif yang melakukan kurasi penelitian-penelitian terkait implementasi JKN. Sementara itu, adanya basis data tersebut berpotensi untuk mempermudah sintesis informasi, dan pengetahuan (knowledge) yang berguna bagi peningkatan kinerja JKN. Pembuatan basis data dari penelitian-penelitian yang sudah diterbitkan secara daring di ruang-ruang publik saat ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan di bidang teknologi informasi, khususnya Artificial Intelligence (AI). Untuk itu, pada penelitian ini akan digunakan pendekatan AI dengan machine learning untuk membangun basis data penelitian-penelitian mengenai implementasi JKN. Penggunaan machine learning diharapkan dapat membuat basis data senantiasa mutakhir, sehingga basis data dapat digunakan secara berkelanjutan. Selain pembuatan basis data, penelitian ini juga bertujuan melakukan scoping review terhadap studi-studi yang terkumpul dalam basis data yang dibangun. Hal ini dilakukan untuk melihat jumlah maupun karakteristik dari studi-studi tersebut, serta menganalisis knowledge/literature gap mengenai implementasi JKN.

Program Studi yang berkaitan dengan kesehatan 2 4 bulan 1 Maret 2022 1 Juli 2022 1. Menguasai bahasa Inggris
2. Memahami cara pencarian artikel menggunakan litertur sekunder (misal pubmed)
3. Memahami dasar-dasar metode penelitian dengan subjek manusia (terutama studi observational)
Melakukan literatur review artikel terkait evaluasi implementasi JKN di berbagai literatur sekunder seperti pubmed.
7 Narendra Kurnia Putra, S.T., M.T., Ph.D. Observasi Desain Stent Optimal berbasis Metode Gaussian Process Regression pada Terapi Pembuluh Darah Melalui Simulasi Pemasangan Stent secara Virtual Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) yang diantaranya adalah stroke dan serangan jantung tercatat sebagai faktor penyebab kematian tertinggi di dunia dan juga di Indonesia pada tahun 2019. Selain itu, penyakit ini juga diprediksikan akan muncul kembali sebagai penyakit berbahaya yang paling patut untuk diwaspadai pada era pasca pandemi COVID-19.Terlebih dengan tingginya beban BPJS dalam penyelenggaraan perawatan terkait penyakit kardiovaskular, menjadikan persiapan pelaksanaan prosedur terapi serta upaya pencegahan terhadap stroke dan serangan jantung amatlah penting untuk dilakukan. Berdasarkan pada laporan tahun 2019, tingginya pengeluaran BPJS tersebut diakibatkan oleh proses pengadaan alat terapi kardiovaskular yang sebagian besar masih berasal dari komoditi impor. Oleh karena itu, penguasaan teknologi dan proses fabrikasi stent amatlah penting untuk dilakukan di dalam negeri. Penelitian ini betujuan untuk membangun metode komputasi yang memungkinkan analisis performa aliran darah pasca pemasangan stent serta analisis pengaruh faktor desain geometri stent terhadap keberhasilan terapi stent. Pada penelitian ini, dibangun metode pemasangan stent secara virtual dengan mempertimbangkan berbagai faktor fisis sesuai dengan sistem nyata dalam pembuluh darah. Selain itu, proses prediksi efek aliran darah pasca pemasangan stent dilakukan melalui simulasi dinamika fluida komputasional atau biasa dikenal dengan CFD. Dari hasil simulasi pemasangan stent secara virtual serta analisis aliran berbasis CFD ini, evaluasi lebih lanjut menggunakan metode machine learning berbasis Gaussian Process Regression yang memungkinkan prediksi lengkap akan sifat dan perilaku performa sistem aliran pasca stenting terhadap perubahan desain stent yang divariasikan dapat dilakukan. Dengan metode-metode yang dikembangkan dan digunakan pada penitian ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta saran objektif bagi proses fabrikasi stent nasional yang dilakukan oleh industri dalam negeri. Fakultas Kedokteran 2 3 bulan 15 Juni 2022 15 Agustus 2022 Minat dalam bidang kardiovaskular Survey/studi literatur tentang angka kejadian penyakit kelainan pembuluh darah seperti stenosis dan aneurysm. Juga sharing/diskusi terkait studi penggunaan stent dan jenis stent yang digunakan secara klinis di Jawa Barat/Indonesia pada terapi kelainan pembuluh.