February 15, 2005

Aplikasi Analisis Conjoint Dalam Desain Produk UPS

Titi Purwandari, MSIE, Dra., I Gede Nyoman Mindra Jaya, S.Si. dan Irlandia Ginanjar Fakultas: MIPA Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun sebuah rancangan produk UPS baru yang memiliki karakteristik yang paling diinginkan konsumen, sehingga dapat mengurangi risiko kegagalan dan kerugian produsen. Metode analisis yang paling tepat untuk mengetahui faktor-faktor yang paling mempengaruhi konsumen dalam membeli UPS adalah analisis conjoint. Seluruh proses dalam penelitian ini seperti penyusunan kuisioner dan pengolahannya menggunakan ketentuan dalam analisis conjoint. Metode conjoint yang digunakan adalah tradisional conjoint. Penelitian ini hanya mengamati faktor-faktor utama saja dan dianggap tidak ada interaksi antar faktor, maka model conjoint yang digunakan adalah model additive. Merek UPS yang paling diinginkan responden adalah merek APC, kemudian diikuti oleh merek ICA dan merek Prolink di urutan terakhir. Harga yang paling diminati oleh responden adalah Rp 500.000,- kemudian Rp 1.000.000,- dan terakhir Rp 3.000.000,-. Daya yang paling disenangi oleh konsumen adalah 1000 VA, kemudian 1200 VA dan terakhir 600 VA. Runtime yang paling diminati responden adalah 30 menit, diikuti oleh 15 menit dan 10 menit. Kata kunci:

Artikel terkait