February 7, 2010

Analisis Potensi Ekonomi dan Strategi Pembangunan Daerah Tertinggal di Kab. Garut

Endah Djuwedah, SP., M.Si Dr. Hepi Hapsari, Ir., MS Eddy Renaldy, Ir., MS Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2010 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kegiatan ekonomi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Garut sesuai dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, (2) dari lingkungan eksternal dan internal yang dihadapi oleh sektor pedesaan di Kabupaten Garut, dan ( 3) strategi pembangunan daerah tertinggal di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan menggunakan data primer dan data sekunder untuk tahun 2008. Unit analisis adalah 42 kecamatan. Analisis teknis indeks menggunakan produktivitas relatif (HKI), kebutuhan alat analisis sosio-ekonomi dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan 1. Kabupaten Garut memiliki sumber daya alam yang ditandai sektor pertanian dan industri pengolahan hasil pertanian. Pertanian dan sektor pertambangan memiliki produktivitas yang relatif lebih tinggi dibanding sektor lainnya. Potensi sektor unggulan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan pariwisata, 2. Lingkungan internal yang mempengaruhi pembangunan daerah tertinggal di Garut Selatan meliputi (a) kekuatan komitmen politik di Pemerintah Daerah wilayah penggembangan Garut Garut selatan, potensi sumber daya alam dengan sektor superior, posisi sebagai zona penyangga Garut di Jawa Barat dan pusat pertumbuhan / pelayanan (b) kelemahan transportasi terbatas dan infrastruktur komunikasi, tidak berfungsi optimal untuk layanan, kondisi geografis Garut selatan pegunungan dan rawan bencana dan rendahnya kualitas sumber daya manusia. Sedangkan lingkungan eksternal dalam bentuk (a) peluang Desentralisasi yang memberikan kebebasan, kemitraan dan kerja sama dengan sektor swasta, keberpihakan politik nasional dalam pembangunan daerah tertinggal, (b) Ancaman dari wilayah selatan Jawa adalah daerah terpencil , Jawa Barat bidang pengembangan kebijakan, keterbatasan pembangunan nasional bencana-regional dan lokal anggaran. 3. Strategi pembangunan daerah tertinggal di selatan Kabupaten Garut di masa depan adalah untuk mengintegrasikan pembangunan sektoral dan wilayah berbasis potensi lokal Kata kunci:

Artikel terkait