February 18, 2010

Analisis Pencairan Informasi di Kalangan Petani Jeruk di Desa Cimencek Cintaasih Agut

Sri Fatimah, Ir., MAB, Ph.D. Ir. Lucyana Trimo, MS Dhany Esperanza, SP., MBA Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2010 Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan perilaku pencarian informasi petani jeruk di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.Dengan menggunakan konsep rasa-pembuatan Dervin (1982), makalah ini mencoba untuk menjawab penyebab masalah, upaya untuk memecahkan masalah, dampak dari masalah serta pilihan antara cara untuk menemukan informasi tentang jenis konvensional dan digital informasi sumber daya pada khususnya. Untuk itu kami melakukan studi kasus petani Desa Cimencek jeruk di Kabupaten Garut. Sampel yang dipilih dari 15 orang di antara petani. Untuk mengeksplorasi jawaban wawancara tersebut, tujuan dan forum diskusi kelompok terfokus (FGD) telah dilakukan. Informasi dan jawaban dari responden dianalisis secara deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar petani telah masalah yang disebabkan oleh hama dan penyakit jeruk, alasan munculnya masalah ini adalah karena informasi yang terbatas mengenai penanganan hama dan kurangnya kemampuan untuk mengakses informasi. Jenis informasi yang mereka butuhkan adalah terutama mengenai pemberantasan hama atau penyakit. Responden cukup membutuhkan informasi terutama untuk meningkatkan hasil dan pendapatan, khususnya melalui peningkatan kualitas jeruk yang dihasilkan. Banyak sumber informasi yang dimaksud dalam hal ini adalah orang-orang yang ekstensi. Ada rendahnya aktivitas mencari informasi melalui media konvensional dan teknologi informasi terkini. Sebagian besar strategi yang dipilih untuk memperoleh informasi yang diperlukan masih terbatas pada konsultasi untuk ekstensi. Hal ini diharapkan karena keterbatasan petani dalam hal literasi media telah menjadi penghalang untuk mengakses sumber informasi yang mereka butuhkan. Kesimpulan dari penelitian ini umumnya petani masih mengandalkan informasi dari sumber-sumber pemenuhan interpersonal (ekstensi). Kegunaan informasi sebagai solusi untuk masalah ini adalah masih belum terbukti. Hal ini dibuktikan dengan isu-isu yang belum terpecahkan yang mereka hadapi. Online sumber informasi digital hal yang perlu dipertimbangkan sebagai solusi alternatif untuk masalah pasokan terbatas. Informasi online setiap saat dan terus dianggap penting dan dapat memberikan opsi lebih fleksibel, informasi yang lebih lengkap dan jangkauan dinamis untuk dapat menjawab masalah yang dihadapi petani jeruk. Kata kunci: petani jeruk, pencarian informasi, pendekatan berbasis masalah, penyuluhan pertanian

Artikel terkait