February 7, 2005

Analisis Kesenjangan Penghasilan Pada Sektor-sektor Perekonomian di Indonesia (Studi Kasus dengan Menggunakan Data SAKERNAS)

Wawan Hermawan, SE.,MT., Rd. Muhamad Purnagunawan, SE.,MT. dan Fakultas: EKONOMI Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Masalah kesenjangan, baik kesenjangan pendapatan maupun penghasilan merupakan salah satu bagian fundamental dalam perencanaan pembangunan di berbagai negara. Penelitian mengenai hal ini telah banyak dilakukan oleh para peneliti ekonomi dengan hasil yang cukup beragam. Dengan menggunakan data SAKERNAS 1996-2003, hasil survey Badan Pusat Statistik, penelitian ini dilakukan untuk mengukur kesenjangan penghasilan tenaga kerja di Indonesia. Beberapa ukuran standar yang menjadi indikator untuk melihat kesenjangan digunakan yaitu antara lain Rasio Gini, Indeks Generalized Entropy, dan Indeks Atkinson. Dari hasil pengukuran indikator-indikator kesenjangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa di Indonesia memang terjadi kesenjangan penghasilan yang cukup signifikan di Indonesia selama periode waktu penelitian, baik berdasarkan karakteristik regional wilayah maupun berdasarkan karakteristik sosio ekonomi. Analisis dekomposisi menunjukkan bahwa kesenjangan intra kelompok ataupun sub kelompok memiliki kontribusi yang signifikan terhadap total kesenjangan dibandingkan kesenjangan antar kelompok yang tidak memiliki cukup arti dalam menjelaskan kesenjangan penghasilan yang terjadi. Sementara itu, berdasarkan hasil pengukuran kesenjangan penghasilan, sektor pertambangan dan penggalian secara konsisten merupakan sektor yang memiliki distribusi penghasilan yang paling tidak merata, diikuti oleh sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan Kata kunci: Kesenjangan Penghasilan, Rasio Gini, Indeks Generalized Entropy, Indeks Atkinson, Sakernas Data

Artikel terkait