June 19, 2010

Analisis Jenis tanaman Beracun dan Berbahaya di Kota Bandung

Dr. Yayat Ruchiyat Dr. Teguh Husodo Drs. Herri Y. Hadikusumah, M.Si. Fakultas: PPSDAL Sumberdana: LITMUD Tahun: 2010 Abstrak: Penelitian mengenai jenis tanaman berbahaya dan beracun telah dilakukan dari bulan Juni hingga Agustus 2010. Aspek yang menjadi bahan kajian adalah identifikasi jenis tanaman berbahaya dan beracun yang ada di Kota Bandung serta penanggulangan yang telah dilakukan. Data tanaman berbahaya dan beracun diperoleh dari hasil studi meja terhadap data sekunder dari instansi pemerintahan serta hasil pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan di Kota Bandung dapat diidentifikasi tanaman yang dikategorikan beracun sejumlah 36 jenis. Ke-36 jenis tanaman yang dikategorikan beracun tersebut berasal dari 4 kelompok kehidupan berbeda, yaitu paku, terna (herba), perdu (semak), dan pohon. Jumlah jenis tanaman beracun paling banyak terdapat pada Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Wilayah Karees dan paling sedikit pada RTH di Wilayah Tegal Lega. Demikian pula dengan jumlah individu tanaman beracun pada RTH di enam wilayah Kota Bandung, Wilayah Kares dan Cibeunying memiliki jumlah individu tanaman beracun yang paling tinggi dan wilayah Tegal Lega dan Gede Bage yang paling rendah. Berdasarkan hasil studi lapangan, diketahui bahwa jumlah jenis dan jumlah individu pohon yang mengalami kerusakan (defect) paling banyak adalah pada RTH yang terletak di Wilayah Cibeunying. Demikian pula apabila dibandingkan dengan jumlah total jenis pohonnya, rasio pohon berbahaya terhadap jumlah total jenis pohon di Wilayah Cibeunying juga memiliki jumlah yang paling tinggi (18 pohon dari 79 pohon). Sebaliknya, jumlah jenis dan jumlah individu pohon yang mengalami kerusakan paling sedikit adalah pada RTH yang terletak di Wilayah Ujung Berung. Adapun untuk wilayah Tegal Lega dan Gede Bage, pada studi ini, tidak ditemukan pohon yang mengalami kerusakan. Kata kunci: Tanaman berbahaya,Tanaman beracun, Kota Bandung

Artikel terkait